Friday, 5 September 2014

AKU DAN SEBATANG ROKOK

AKU dan sebatang rokok.......
AKU jiwa yang masih memikir....
AKU pada rasa yang masih merenung....
AKU sering lena dalam bayangan....

AKU dan sebatang rokok....
AKU dalam payah masih utuh dalam samar langkah...
AKU memandang tingginya dinding dalam setiap nota....
AKU melihat puncak dengan beribu noda....

AKU dan sebatang rokok....
AKU mengunyah santapan dalam gundah hina....
AKU menghayun segumpal sisa dikala lelah....
AKU menunggu hiba tangis yang tiada sapuan...

AKU dan sebatang rokok....
AKU yang masih dalam pandangan tapi tidak nampak...
AKU kerap angan malah tiada punca....
AKU yang tangisnya rupa tapi masih menampakkan pura-pura....

AKU dan sebatang rokok....
AKU dalam payah cuba berdiri tapi masih takut....
AKU ketika bertanya cuba mengharap....
AKU saat jatuh tidak mahu mengasari....

AKU dan sebatang rokok....
AKU ingin memahami tapi enggan dipahami
AKU yang saat bodoh tapi tetap ingin pintar menghampiri...
AKU sang jiwa yang ludahnya masih punya harga....

AKU dan sebatang rokok....
AKU pengalir airmata tapi masih enggan menampakkan tangis...
AKU yang hanya dinding sebagai teman...
AKU yang tahu merobek tapi diludah tanpa duga...

AKU dan sebatang rokok....
AKU masih berdiri dalam lemahnya lutut....
AKU harapan palsu dunia menghakimi...
AKU mencintai bintang tapi bulan ketawa....

AKU dan sebatang rokok....
sesegar hembusan yang tiada siapa yang mengerti....
malah tidak mahu dimengerti tanpa makna nikmat itu sendiri...
AKU bayangan mahupun lakaran hanya membuat satu senyuman....

AKU dan sebatang ROKOK masih berdiri dan tersenyum.....
DALAM bijak.....
DALAM bodoh.....
DALAM dunggu.....
DALAM apa jua namanya maki....
MASIH indah dalam SENYUMAN.....

CITA-CITA YANG MASIH BELUM TERLAMBAT , WALAU MASIH HEBAT DICENGKAM RASANYA HIDUP.......



terima kasih sudi membaca ,
salam sayang dari kodokazraien ,
bye ... assalamualaikum ...

No comments: