Sunday, 16 March 2014

KERANA INSAN

Lumrah manusia bila mula2 kenal , baiknya jangan cakap lah .. pijak semut pon , semut tu boleh tanya balik ,asal kau pijak aku , aku tak mati .. tapi itu perumpamaan jelah ... sebab tak de manusia yang benar2 berani mengaku kesalahan diri sendiri , kalau ada pon segelintir jelah kan..

Jadi aku nak cerita perihal manusia yang kite anggap kawan ,
kawan?? pada aku biasa je simboliknya pada satu perhubungan yang sementara ,
tau kenapa aku cakap macam tu , honestly kebanyakkan kawan hanya kawan diwaktu senang ,,
  
contoh , si polan nie dulu bukan main baik dengan si kawan tapi semenjak si polan nie selalu utamakan si polan B , maka si polan nie abaikan si kawan itu , malah bila mana si kawan nya berkecil hati , terputuslah hubungan buat sementara ,, si polan nie lupa sebenarnya dimana dia berada .. pengakhiran cerita si kawan itu jugak yang menjadi yang berharga pada si polan itu ... maka sedarlah , adakah kita ingin menjadi seperti si polan??

pokok pangkalnya , bila kita nak berkawan biarlah ikhlas , tanamkan dalam diri tu dengan keikhlasan ,
tak susah kan ?? renungkan!

ok , aku stop kisah pasal kawan nie sebab aku dah masak dengan perihal itu ,
so , enjoy my entry untuk suke2 .. choww!

Assalamualaikum ,


KAU DIPERLIHATKAN OLEH-NYA

KAU DIPERLIHATKAN ,
pertama kali terlihat kamu tersenyum bagai pelangi nan indah ,
hati bicara ,
adakah bisa aku gapai sang pelangi itu ,
namun hati tak pernah mengaku kalah sebelom mencuba ,

tatkala kamu membalas pikiranku , aku tertanya ,
adakah benar??
kamu membalasnya ,

tapi jujur aku katakan ,kamu telah membuka kembali lambaran hati yang sudah lama tercari kasih ,
ingin aku katakan kepada kamu bahawa diri kamu dalam diri ku umpama ikan yang tidak boleh hidup tanpa air ,
kamu membuka makna benar dalam erti kasih sementara tapi punya rasa yang kekal ,
bisa aku katakan , kamu hampir yang teristimewa ,

tapi cuma aku harus tabah menongkah rasa yang terpendam dalam kamar hati ,
malah tidak dimata zahirnya ,
ketahuilah kamu yang ABADI dalam HATI KU ,

SAYANG SELALU ,

Saturday, 15 March 2014

PERJALANAN YANG DICARI


PERJALANAN YANG DICARI

AKU pada satu masa tercari2 dimana salah dan silap tentang AKU ,
tanpa aku sedar mahupon tak sedar ,
aku punya HATI yang rapuh ,
tatkala ini AKU mencari DIRI bagi mengenal siapa AKU ,
tatkala ini juga KAU mengajar AKU erti keperitan ,

tiada siapa inginkan kesakitan ,
malah tiada siapa juga inginkan kehampaan ,
malah terciptanya semua itu kerana DIRI ,
maka susah atau senang ingin mencari MAKNA diri ,
tentu sekali sukarkan?

AKU tika ini perjalanannya terhenti ,
dek jantung yang terdiam sendiri ,
dek kerana kakunya mencari diri yang hampir LAYU ,

AKU tika ini pasrah akan takdirnya ,
tika ini AKU kalah dalam perjuangan , 
tika ini AKU akur dalam tingkah ku ,
TAPI , AKU masih punya RESTU , 

semangat yang TUHAN tanamkan dalam jiwa AKU ,
AKU , kagumi DIRI kerana mampu mematahkan halwa dunia ,
memejamkan onak mata ,
menindaskan rasa terluka ,
dalam jiwa yang restu  ,


AKU pada makna JIWA yang sementara ,
AKU akui TUHAN memberi dengan onak dalam keindahan , 
maka , AKU bukan seorang pengalah ,

AKU MASIH PUNYA RESTU ,


TERIMA KASIH TUHAN .

AKU BILA DI ILHAMKAN BEGITU



Bila AKU di ilhamkan begitu atau engkau yang mencari perasaan gembira didunia ,
sumpah AKU rasa tertipu , termanggu ..
omongan kosong dan ntah apa lagi ,

kemana harga nilai yang bernama HATI ,
HATI kau yang tidak punya apa ,
begitu senang?
begitu mudah??
menutur dengan rencananya ,

syabas!
AKU ucapkan ,
HATI ini milik TUHAN tetapi kenapa mudahnya dipersendakan ,
kerana gembira didunia ...
AKU tak menyangka , sebegitu rapuhnya engkau ,
sebegitu anehnya tuturan itu ,

dimana sakitnya??
diHATI??
cuba renung dan ingat , agar kau tidak lupa ,
kesetiaanKU dianianya ,
tak mengapa , AKU pasrah ,
AKU baik2 saja ,

jangan kau lupa yang diatas itu ,
hukumnya APA??
rumitkan? ingin mentela'ah JIWA ,
HATI yang terpaksa , dipaksa ,,,
kenapa tidak diringankan saja ,
mudahkan??

bahagia yamg dicari atas kelukaan insan ,
jangan kau lupa yang diatas sana sedang memerhati bila waktunya tiba ,
Doa AKU dalam solat KU , sentiasa tidak menginginkan kau rasa apa yang AKU rasa ,
sekiranya DIA ingin membukakan  mata ,
baru kesedaran itu kau sedar TANPA makna ,
berbahagialah , kalau itu yang kau cari pada kesakitan insan ,

pelan-pelan menghayati HATI yang TULUS hanya kerana-NYA ,
jangan sampai terduduk , menangis di tikar sejadah tanpa rasa yang BENAR ,
AKU pesan jangan kau ALPA ,
dunia hanya sementara ,
mencari selagi mampu makna  AKHIRAT ,
berbahagialah dengan kelukaan diHATI ,
suatu masa nanti DIA akan memberi ,

senyumlah sekiranya kau merasa ,
AKU tak mahu dan tak menginginkan kau merasakannya ,
MAAF , sekiranya itu ungkapan terAKHIR  ,

AKU YANG MASIH TERSENYUM :-)